Akademisi UAJY: Wisatawan Lebaran Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

670
Ilustrasi Mudik Lebaran

BeritaYogya.com – Meskipun arus mudik tahun ini mengalami penurunan sebesar 24 persen dan daya beli masyarakat melemah, pertumbuhan ekonomi nasional tetap diperkirakan mampu menyentuh angka 5 persen. 

Penurunan pendapatan pelaku usaha secara mikro dan kondisi makro yang tidak ideal tak serta-merta menghalangi tercapainya angka pertumbuhan serupa dengan tahun 2024.

Hal ini diungkapkan oleh Sri Susilo Wirodiharjo, dosen dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), pada Rabu (3/4/2025). 

Ia menjelaskan bahwa meskipun daya beli masyarakat saat ini cenderung menurun, proyeksi dari berbagai lembaga—baik internasional maupun nasional non-pemerintah—masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional bisa bertahan di kisaran 5 persen, selama tidak terjadi perubahan kebijakan signifikan maupun gejolak global.

Menurutnya, masyarakat kini cenderung memperbanyak tabungan dan melakukan penghematan, yang berdampak pada penurunan omzet sejumlah sektor usaha. 

Namun begitu, pertumbuhan ekonomi tetap berada dalam tren positif, salah satunya karena sektor perhotelan masih mendapatkan pemasukan dari wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berlibur, bukan hanya dari pemudik.

“Paling optimis, kondisinya bisa menyamai tahun lalu. Dan dalam skenario terburuk sekalipun, dunia usaha masih bisa mencatatkan omzet setara tahun sebelumnya,” ujar Sri Susilo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini